120 Becak Listrik Gratis Bantuan Presiden, Mulai Disalurkan untuk Pengemudi Lansia  

Berita5 Dilihat

CIANJUR — Sebanyak 120 unit becak listrik disalurkan kepada pengemudi becak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Bantuan yang digagas Presiden Prabowo Subianto bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) tersebut diprioritaskan bagi pengemudi lanjut usia (lansia).

Becak listrik diberikan secara cuma-cuma tanpa pungutan maupun kewajiban setoran harian. Kehadiran kendaraan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban fisik pengemudi, sekaligus membantu mereka tetap produktif dan memperoleh penghasilan.

Bupati Cianjur dr. M. Wahyu Ferdian mengatakan, penggunaan becak listrik memungkinkan pengemudi lansia menjalankan aktivitas tanpa harus mengeluarkan tenaga besar untuk mengayuh.

“Hadirnya becak listrik ini ditujukan agar para pengemudi, khususnya lansia, tetap bisa bekerja tanpa lelah mengayuh. Mereka hanya perlu mengoperasikan gas dan rem, sehingga beban fisik berkurang dan stamina tetap terjaga,” ujar Wahyu, Kamis (1/10/2026).

Direktur Perencanaan Yayasan GSN Firman Dahlan mengatakan, program tersebut tidak semata ditujukan untuk meringankan aktivitas fisik, tetapi juga diharapkan berdampak terhadap peningkatan ekonomi para pengemudi becak.

Menurut Firman, nilai setiap unit becak listrik yang disalurkan diperkirakan mencapai Rp22 juta. Penentuan penerima dilakukan berdasarkan data pendaftar yang telah melalui proses verifikasi oleh pihak yayasan.

“Di Cianjur disalurkan 120 unit, dan program ini akan mendistribusikan becak listrik ke seluruh wilayah Pulau Jawa. Untuk Jawa Barat sendiri sudah hampir selesai, tersisa lima kabupaten lagi,” katanya.

Untuk memastikan kendaraan tersebut dapat digunakan secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) dalam menyiapkan fasilitas pengisian daya.

ψRencananya, fasilitas tersebut mencakup Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan sejumlah titik pengisian daya di lokasi strategis yang mudah dijangkau para pengemudi.

Pemkab Cianjur juga menyatakan tidak menetapkan tarif khusus bagi penumpang becak listrik. Besaran ongkos diserahkan kepada kesepakatan antara pengemudi dan penumpang.

Sementara dari aspek operasional, seluruh unit yang disalurkan disebut telah dilengkapi legalitas yang diperlukan. Dengan dukungan tersebut, becak listrik diharapkan tidak hanya menjadi sarana transportasi alternatif, tetapi juga membantu mempertahankan mata pencaharian pengemudi becak, terutama kelompok lansia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *