CIANJUR — Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi prosesi pemakaman kontributor Metro TV Tasikmalaya, Hendra Herdiana, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cimanggu Lewubudah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Suasana haru menyelimuti pemakaman saat jenazah Hendra dibawa menuju liang lahad. Sejumlah keluarga, kerabat, rekan sesama jurnalis, serta warga turut mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dahulu disalatkan dan didoakan sebagai bentuk penghormatan terakhir dari keluarga, sahabat, dan rekan-rekan seprofesi.
Tangis keluarga pecah ketika jenazah secara perlahan diturunkan ke liang lahad. Suasana semakin mengharukan saat tanah mulai menutup tempat peristirahatan terakhir Hendra. Keluarga yang tak kuasa menahan kesedihan terus memanjatkan doa agar almarhum memperoleh ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Bagi rekan-rekan seprofesinya, Hendra bukan sekadar pekerja media. Ia dikenal sebagai sahabat, mitra kerja, sekaligus sosok yang memiliki kepedulian terhadap sesama.
Di luar aktivitas jurnalistik, Hendra juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Kepeduliannya terhadap masyarakat membuat sosoknya dikenang oleh banyak orang yang pernah berinteraksi dan bekerja bersamanya.
Hendra Herdiana dikenal sebagai kontributor Metro TV di Tasikmalaya. Ia bergabung dengan jaringan media tersebut sejak 2003 dan selama lebih dari dua dekade menjalankan tugas jurnalistik dengan mengabadikan berbagai peristiwa di Tasikmalaya dan sekitarnya.
Beragam peristiwa menjadi bagian dari perjalanan jurnalistiknya, mulai dari bencana, persoalan sosial, hingga berbagai dinamika kehidupan masyarakat. Melalui karya jurnalistiknya, Hendra turut merekam perjalanan peristiwa dan menyampaikan informasi kepada publik.
Dedikasinya terhadap dunia jurnalistik juga diwujudkan melalui keterlibatannya dalam organisasi profesi. Almarhum dipercaya menjabat sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Tasikmalaya.
Kepergian Hendra meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan seprofesi, sahabat, serta masyarakat yang selama ini mengenal sosoknya.
Meski telah berpulang, jejak pengabdian, karya jurnalistik, dan kepeduliannya terhadap sesama akan tetap menjadi bagian dari kenangan bagi orang-orang yang pernah bekerja, berorganisasi, dan berjuang bersamanya.
Hendra Herdiana telah pergi untuk selamanya. Ia meninggalkan keluarga, sahabat, dan rekan-rekan seprofesi yang masih larut dalam duka.
Selamat jalan, Hendra Herdiana. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melimpahkan rahmat-Nya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.






