Yayasan Rumah Pulih Jiwa, Satgas Citarum Harum dan Mahasiswa Gotong Royong Bersihkan Sungai Cibiuk

Berita14 Dilihat

CIANJUR — Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan diwujudkan Yayasan Rumah Pulih Jiwa bersama berbagai elemen masyarakat melalui aksi bersih-bersih Sungai Cibiuk di Kampung Awi Tali, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Kamis (24/11/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Satgas Citarum Harum Sektor 6, mahasiswa Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung, serta masyarakat setempat. Peserta bergotong royong membersihkan sampah dan material yang berpotensi menghambat aliran sungai.

Kepala Yayasan Rumah Pulih Jiwa, Rukman Samsudin, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar membersihkan sungai, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat agar turut menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Menurutnya, menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, mahasiswa, komunitas, dan berbagai elemen lainnya.

“Kami mengajak Satgas Citarum Harum Sektor 6, mahasiswa Poltekesos Bandung, serta masyarakat untuk bersama-sama melakukan kegiatan bersih-bersih Sungai Cibiuk. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” ujar Rukman.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai aksi sesaat, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kebersihan Sungai Cibiuk dapat dipertahankan sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam mengelola dan membuang sampah.

“Kebersihan sungai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran aktif masyarakat dan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar lingkungan tetap terjaga,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta tampak bekerja bersama membersihkan berbagai sampah dan material yang ditemukan di sepanjang aliran Sungai Cibiuk.

Yayasan Rumah Pulih Jiwa berharap kegiatan gotong royong tersebut dapat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan sungai di tengah masyarakat.

Upaya tersebut dinilai penting agar keberadaan sungai tidak hanya berfungsi sebagai jalur aliran air, tetapi juga tetap menjadi bagian dari lingkungan yang bersih, sehat, dan terjaga bagi masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *